PENEKANAN BAJA DALAM PRESS
Pembentukan logam pada penekanan kebanyakan pengerjaan dingin saat ini dilakukan pada penekanan mekanis.Penekanan yang dibuat dalam banyak variasi dan ukuran tergantung pada kebutuhan industri, namun ciri-ciri yang sama sangat banyak untuk semua ukuran.sebuah penekan adalah mesin produksi dan untuk melakukan operasi yang dibutuhkan harus dilengkapi dengan alat-alat tertentu yang disebut punch dan penekan-penekan mati. beberapa penekan lebih baik disesuaikan dengan jenis operasi tertentu daripada yang lain, tetapi kebanyakan menggunting, membentuk, dan menghantam. Operasi dapat dilakukan pada setiap penekanan standar, asalkan peralatan yang digunakan tepat.hal ini ekonomis dalam praktek-praktek industri penekanan, karena penekanan yang sama dapat digunakan untuk berbagai operasi, terutama pada bagian yang pendek.
bagian-bagian produksi yang cepat adalah ciri-ciri penekanan masa kini.penekanan modern dapat menarik baja ringan setidaknya 50% lebih cepat daripada sebelumnya, mereka dapat mengoperasikan beberapa stasiun mati di ratusan stroke per menit (SPM), atau memukul bagian-bagian yang kecil pada kecepatan hingga 2.000 SPM.
Akhir-akhir ini, beberapa bengkel dapat menghasilkan penekanan lambat dengan sederhana, satu-operasi mati. sebaliknya, kecenderungan adalah menuju progresif mati dan mekanisme transfer, dan penekan yang menghasilkan bagian yang lengkap di setiap stroke. peralatan mesin tekan menjadi semakin canggih dan presisi.
Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa sebagian besar penekanan mampu melakukan berbagai pekerjaan besar, sangat sulit untuk menempatkan mereka dalam klasifikasi.pengoperasian khusus seperti lipatan, menusuk lubang,menggunting, pengosongan, dan stamping sering dilakukan pada mesin yang sama . Namun, penekanan dapat diklasifikasikan menurut: (1) desain bingkai, (2) penerapan metode kuasa untuk ram, dan (3) pengoperasian.
Tipe Mesin Press
Semua mesin pres dibuat terdiri dari bagian dasar : frame ( bodi ), bed, ram, atau slider, ram drive ( penggerak ram ), Transmisi, dan sumber energi.(45-1). Dalam memilih alat pres, ditentukan jenis penggunaan, ukuran part yang diproduksi, kecepatan produksi part dan tenaga. Semua itu harus dipertimbangkan. Mesin pres eksentrik digunakan untuk proses blanking, punching(melubang), dan triming. Pada proses pengerjaan drawing, digunakan mesin pres dengan kecepatan lebih rendah. Sebagian besar mesin pres jenis tersebut menggunakan cara kerja hidraulik yang dihubungkan untuk menggerakan Crank shaft ( poros Engkol ), fly wheel (bandul), kopling dan juga arus energi.Arus energi dipasok secara kontinue untuk menggerakan crank shaft (poros engkol) tetapi tenaga berkurang karena slide/ ram.
Bed pembawa berada dibagian paling bawah pada frame ( bodi ) yang diperkuat rangka yang tebal.Die di suport sebuah bolster plate yang berada diatas bed.
Transmisi ( penggerak mekanis ) ada pada bodi untuk menggerakan ram bolak – balik.
Pada mesin pres baru terdapat pengatur kecepatan menggunakan sistem elektrik. Karena pada mesin kuno untuk merubah kecepatan harus mengganti puli terlebih dahulu yang dapat menyita waktu.
Mesin pres bekerja pada beban Ton, karena itu mesin harus kuat.Mesin pres harus bekerja secara otomatis karena digunakan berhari- hari.
Jenis bodi pres dapat dilihat pada gambar
1) O.B.I. Press
Salah satu mesin press yang sering dijumpai dipasaran adalah O.B.I. Press(Open-Back Inclunable,Punch Press).
Bila kita lihat O.B.I. press cocok untuk pangerjaan stamping, blanking, forming, drawing, perforating(melubang), embos, coining, coining, notching, membengkok, shearing(menggunting).
Kecepatan variabel motor penggerak tergantung pada mesin.Untuk merubah kecepatan diperlukan penggentian pully sesuai kecepatan gerakan yang diperlukan.
2) GAP Press
GAP Press mempunyai body utuh yang keras.Alat ini menangani pengerjaan plat panjang dan lebar, dan juga menyediakan ruang disekitar dies.GAP Press biasa digunakan untuk stamping biasa.
3) Horning Press
Horning press digunakan pada objek silinder.Digunakan untuk seaming (kampuh),puncing,embosing. Mesin ini dilengkapi pos yang lebar pada bed .Beban yang dipaksakan dalam dies secara vertikal .Tegangan diterima oleh side frame. Tapi faktanya terjadi tendensi kecil pada punch dan die.
Pada mesin press tipe ini cara pengoperasian nya berbeda untuk menjalankan RAM. Engkol tunggal umumnya hanya mampu digunakan pada penekanan ringan. Untuk pengerjaan berat ditambahkan poros engkol untuk mendistribusi beban agar merata pada slide.
4) Hidrolik press
Hidrolik press digunakan khusus untuk pengerjaan drawing karena pengoperasiannya yang lambat sehingga tidak cocok untuk kegiatan produksi. Hidrolik press dibuat untuk pengoperasian seperti deed-draw forming, straightening, plastic molding,dic spotting, dan powered metal compacting. Mesin ini tidak dapat digunakan pada pengerjaan heavy blanking dan punching.
5) Turret press
Mesin turret press terdiri dari turret pembawa atas dan bawah, yang membawa punches dan dies dengan ukuran yang bermacam-macam. Pemukul (punches) tepat berada di atas dan di bawahnya terdapat dies. Mesin ini dapat membuat lubang yang ukurannya bervariasi.
Turret punch press dengan tape pengontrol yang bervariasi tersedia pada kapasitas 15-150 ton. Numerical- positioing control dapat membuat 65 lubang per menit degan ketelitian ± 0,004”.
6) High-production transfer press and others
Mesin transfer press bekerja untuk produksi seperti Ice cube trays ( nampan es batu), tempat oli, dan run\mah lampu kendaraan dengan rata-rata 500-1500 buah per menit.
Cara kerjanya yaitu: bahan dimasukkan pada mesin dari rools, kemudian dipindahkan dari satu posisi ke posisi berikutnya oleh kerja mekanisme.
7) Press Brake
Pada gambar menunjukkan mesin press brake yang diatur untukmembentuk lekukan dan shape logam, yang dapat menangani lembaran lebar dan dapat menampung beberapa dies ( landasan ). Mesin tipe ini khusus untuk memanjangkan, membengkok lurus. Mesin press brake idealnya digunakan untuk pekerjaan Corrugating, seaming, notching, embossing, wiring, or curling dan membentuk silinder taper tabung.
8) Shears ( Gunting )
Mesin shears ( gunting ) digolongkan sebagai berikut :
1. Pisau pemotong ( blade shear )
2. Billet, atau gunting struktur
3. Nibbler
Mesin ini dirancang untuk memotong logam dengan pisau untukmemotong lembaran-lembaran plat.
Pisau diperasikan leh pedal kaki, jari menahan pelat yang akan dipotong. Sebelum memotong pelat tentukan garis pemotongan,bila sudah tepat, tekan pedal.
Cari Blog Ini
Senin, 22 Februari 2010
Rabu, 10 Februari 2010
Heat treatment
PERLAKUAN PANAS PADA BAJA
Sifat mekanik tidak hanya tergantung pada komposisi kimia suatu paduan, tetapi juga tergantung pada struktur mikronya. Suatu paduan dengan komposisi kimia yang sama dapat memiliki struktur mikro yang berbeda, dan sifat mekaniknya akan berbeda. Struktur mikro tergantung pada proses pengerjaan yang dialami, terutama proses laku-panas yang diterima selama proses pengerjaan.
Proses laku-panas adalah kombinasi dari operasi pemanasan dan pendinginan dengan kecepatan tertentu yang dilakukan terhadap logam atau paduan dalam keadaan padat, sebagai suatu upaya untuk memperoleh sifat-sifat tertentu. Proses laku-panas pada dasarnya terdiri dari beberapa tahapan, dimulai dengan pemanasan sampai ke temperatur tertentu, lalu diikuti dengan penahanan selama beberapa saat, baru kemudian dilakukan pendinginan dengan kecepatan tertentu.
Secara umum perlakukan panas (Heat treatment) diklasifikasikan dalam 2 jenis :
1. Near Equilibrium (Mendekati Kesetimbangan)
Tujuan dari perlakuan panas Near Equilibrium adalah untuk :
a. Melunakkan struktur kristal
b. Menghaluskan butir
c. Menghilangkan tegangan dalam
d. Memperbaiki machineability.
Jenis dari perlakukan panas Near Equibrium, misalnya :
Full Annealing (annealing)
Normallizing
Spheroidizing
Homogenizing
Stress relief Annealing
2. Non Equilirium (Tidak setimbang)
Tujuan panas Non Equilibrium adalah untuk mendapatkan kekerasan dan kekuatan yang lebih tinggi.
Jenis dari perlakukan panas Non Equibrium, misalnya :
Hardening
Martempering
Austempering
Surface Hardening (Carburizing, Nitriding, Cyaniding, Flame hardening, Induction hardening)
Sifat mekanik tidak hanya tergantung pada komposisi kimia suatu paduan, tetapi juga tergantung pada struktur mikronya. Suatu paduan dengan komposisi kimia yang sama dapat memiliki struktur mikro yang berbeda, dan sifat mekaniknya akan berbeda. Struktur mikro tergantung pada proses pengerjaan yang dialami, terutama proses laku-panas yang diterima selama proses pengerjaan.
Proses laku-panas adalah kombinasi dari operasi pemanasan dan pendinginan dengan kecepatan tertentu yang dilakukan terhadap logam atau paduan dalam keadaan padat, sebagai suatu upaya untuk memperoleh sifat-sifat tertentu. Proses laku-panas pada dasarnya terdiri dari beberapa tahapan, dimulai dengan pemanasan sampai ke temperatur tertentu, lalu diikuti dengan penahanan selama beberapa saat, baru kemudian dilakukan pendinginan dengan kecepatan tertentu.
Secara umum perlakukan panas (Heat treatment) diklasifikasikan dalam 2 jenis :
1. Near Equilibrium (Mendekati Kesetimbangan)
Tujuan dari perlakuan panas Near Equilibrium adalah untuk :
a. Melunakkan struktur kristal
b. Menghaluskan butir
c. Menghilangkan tegangan dalam
d. Memperbaiki machineability.
Jenis dari perlakukan panas Near Equibrium, misalnya :
Full Annealing (annealing)
Normallizing
Spheroidizing
Homogenizing
Stress relief Annealing
2. Non Equilirium (Tidak setimbang)
Tujuan panas Non Equilibrium adalah untuk mendapatkan kekerasan dan kekuatan yang lebih tinggi.
Jenis dari perlakukan panas Non Equibrium, misalnya :
Hardening
Martempering
Austempering
Surface Hardening (Carburizing, Nitriding, Cyaniding, Flame hardening, Induction hardening)
Senin, 08 Februari 2010
I don't love you
well, when you go
so never think I'll make you turn to say
and maybe when you get back
I'll be off to find another way
and after all this time that you still owe
you're still the good-for-nothing I don't know
so take your gloves and get out, better get out,
while you can
when you go would you even turn to say,"I don't love you, like I did, yesterday,"
sometimes I cry so hard from pleading
so sick and tired of all the needless beating
but baby when they knock you, down and out,
its where you oughta stay
and after all the blood that you still owe
another dollar's just another blow
so fix your eyes and get up, better get up,
while you can
when you go
would you have the guts to say,"I don't love you, like I did, yesterday,"
so never think I'll make you turn to say
and maybe when you get back
I'll be off to find another way
and after all this time that you still owe
you're still the good-for-nothing I don't know
so take your gloves and get out, better get out,
while you can
when you go would you even turn to say,"I don't love you, like I did, yesterday,"
sometimes I cry so hard from pleading
so sick and tired of all the needless beating
but baby when they knock you, down and out,
its where you oughta stay
and after all the blood that you still owe
another dollar's just another blow
so fix your eyes and get up, better get up,
while you can
when you go
would you have the guts to say,"I don't love you, like I did, yesterday,"
Langganan:
Postingan (Atom)